Gaya Switcher

Memilih gaya Warna

Untuk pengalaman yang lebih baik silakan anda dengan mengubah pengaturan browser untuk CHROME, FIREFOX, OPERA atau Internet Explorer.
PERAN PEMANDU WIRAUSAHA  DALAM MEMBANTU UMK MASA DAN PASCA PANDEMI COVID-19

PERAN PEMANDU WIRAUSAHA DALAM MEMBANTU UMK MASA DAN PASCA PANDEMI COVID-19

Oleh : Kartib Bayu

Wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) makin terasa dalam perekonomian dalam negeri, terutama dari sisi konsumsi, korporasi, sektor keuangan, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Usaha mikro dan kecil, justru menjadi sektor paling rentan terkena hantaman pandemi Covid-19. Sektor ini tak bisa lagi menjadi penyangga perekonomian seperti saat krisis ekonomi dan keuangan Tahun 1998 dan 2008. 

Bilamana situasi dampak Covid-19 terus berlanjut, bukan hal yang tidak mungkin sektor lainnya akan terus menurun dan krisis yang makin parah akan melanda dunia usaha, terutama sektor usaha mikro dan kecil yang mejadi sumber kehidupan sebagian besar masyarakat Indonesia.  Oleh karena itu  perlu segera dilakukan langkah-langkah strategis dan kebijakan yang kongkrit serta  terobosan inovasi untuk menyelamatkan para pelaku usaha mikro dan kecil, minimal mereka bisa bertahan dengan situasi yang ada saat ini.  

Seperti yang kita ketahui bahwa ketika kondisi normal saja Usaha mikro dan kecil memiliki bebagai keterbatasan dan permasalahan, dengan adanya kasus wabah pandemi Covid-19 ini, maka kondisi UMK akan semakin parah dan terpuruk.  Oleh karena itu peran dan kehadiran pemandu wirausaha sangat diperlukan dalam membantu usaha mikro kecil terutama yang terkena dampak wabah Covid-19, sehingga mereka bisa bertahan dan bisa bangkit kembali setelah kasus wabah covid-19 berakhir.

Pemandu wirausaha berangkat dan muncul dari rasa kepedulian dan rasa keterpanggilan hati untuk membantu masyarakat termasuk usaha mikro dan kecil yang memiliki berbagai keterbatasan. Di sisi lain para pemandu wirausaha memiliki kelebihan dalam hal akses terhadap berbagai sumber, pengetahuan, keterampilan, jaringan, komunikasi dan kelebihan lainnya. Para pemandu wirausaha dilihat dari latar belakang profesi ada yang berasal dari pemerintah (birokrat), pelaku usaha, BUMN, perguruan tinggi dan dari dari Lembaga pemberdyaan masyarakat (komunitas), hal ini merupakan suatu potensi besar yang bisa bergerak sesuai dengan kemampuan dan profesi masing-masing dan dapat disinergikan menjadi suatu kekuatan untuk bisa membantu usaha mikro dan kecil di masa dan pasca pandemi Covid-19. Beberapa peran yang bisa dilakukan oleh pemandu wirausaha adalah :

  1. Memberikan Motivasi
  2. Memberikan dorongan, membangun mental, dan semangat kewirausahaan untuk bisa bertahan di masa pandemi Covid-19
  3. Merangsang tumbuh dan berkembangnya kreativitas, inovasi  dan  potensi diri pelaku UMK    untuk berani menjadi wirausaha yang mandiri dan Tangguh dalam berbagai kondisi, bahwa di dalam kondisi yang sulit saat ini akan terdapat peluang dan kesempatan yang bisa menguntungkan.
  4. Memasyarakatkan dan membudayakan sadar berwirausaha kepada masyarakat bahwa berwirausaha merupakan pilihan terbaik dalam situasi Krisis pandemi Covid-19 dengan memilih peluang usaha yang cocok dan tepat dengan kondisi saat ini.
  5. Melakukan Fasilitasi
  6. Memberikan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan baik teknis maupun managemen usaha.
  7. Membantu berbagai pemecahan masalah yang dihadapi pelaku UMK dan memberikan alternatif  Langkah-langkah yang harus dilakukan UMK untuk bisa bertahan di masa wabah Covid-19.
  8. Memberikan pemahaman berbagai perubahan/perkembangan yang timbul akibat terjadinya wabah pendemi Covid-19
  9. Memberikan rekomendasi tentang langkah-langkah tindakan yang perlu dan harus ditempuh oleh UMK supaya dapat bertahan dan bangkit Kembali serta dapat memanfaatkan peluang  usaha dengan adanya wabah Covid-19.
  10. Melakukan kajian, pemantauan dan penilaian keberadaan Usaha Mikro dan kecil pada masa dan pasca Pandemi Covid-19.
  11. Menghubungkan, memfasilitasi  dan mempertemukan para pelaku usaha mikro dan kecil dengan pihak-pihak terkait seperti dengan pemerintah, perbankan, BUMN/perusahaan swasta (CSR), Perguruan tinggi dan pihak-pihak lainnya yang terkait.
  12. Melakukan Dinamisasi Pelaku UMK
  13. Memberikan gagasan, petunjuk, saran dan pertimbangan kepada UMK dalam upaya mempertahankan dan mengembangkan usaha yang telah dilakukan, dalam aspek permodalan,  pemasaran, jaringan usaha, produksi dan teknologi serta pengelolaan tenaga kerja.
  14. Memberikan layanan, saran dan ide dalam  pemecahan masalah pengelolaan usaha di masa dan pasca pendemi Covid-19, yang bisa dilakukan baik secara kelompok maupun individu.
  15. Menerapkan ide, gagasan dan inovasi yang dimiliki pemandu Wirausaha pada UMK yang bisa memberikan contoh  dan menginspirasi pelaku UMK lainnya.

Beberapa bentuk kegiatan yang bisa dilakukan oleh para pemandu Wirausaha diantaranya kegiatan Webinar, workshop, pelatihan, tutorial pendampingan usaha, penerapan ide/gagasan/inovasi dan kajian. Semua bentuk kegiatan tersebut bisa dilaksanakan secara online maupun secara offline dengan menerapan protokol penanganan wabah Covid-19.

Materi kegiatan yang bisa disampaikan kepada pelaku UMK adalah  tentang Kewirausahaan di masa pendemi Covid-19, Tantangan dan peluang usaha pada masa dan pasca Covid-19,  pengetahuan Teknlogi informasi, pengetahuan Internet, Pemanfaatan Medsos untuk usaha, Pembuatan market Place, Pemasaran produk secara online, Digitalisasi Keuangan, Teknik pemotretan produk, pembuatan video singkat produk, Teknis produksi, desain produk, desain kemasan, pengelolaan modal usaha, perubahan perilaku pasar/konsumen, legalisasi usaha dan materi lainnya yang terkait dengan kebutuhan UMK pada masa dan pasca pandemi Covid-19.

Kiprah dan peran para pemandu wirausaha saat ini (masa pandemi Covid-19) sangat ditunggu dan dinantikan kehadirannya oleh para pelaku UMK untuk membantu mereka yang sedang dilanda permasalahan serius untuk bisa mempertahankan usahanya. Kiprah pemandu wirausaha bisa dilakukan terhadap UMK warga binaan, usaha disekitar tempat tinggal, mulai hal-hal kecil dan mulai dari apa yang bisa pemandu wirausaha bisa lakukan. Kalau petugas medis berjuang dan menjadi garga terdepan untuk menyelamatkan pasien-pasien yang terkena Covid-19, sedangkan pemandu wirausaha berjuang dan menjadi garda terdepan untuk menyelamatan usaha mikro dan kecil dari keterpurukan dan kebangkrutan akibat dampak covid-19. 

SALAM PEMANDU WIRAUSAHA…………………..

tinggalkan komentar anda

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Bidang yang harus diisi ditandai *

Atas
Butuh bantuan?Chat with us
Harap terima kebijakan privasi kami terlebih dahulu untuk memulai percakapan.